Minggu, 05 April 2026

Buku dan Tata Tertib Siswa SD (Lengkap + Sistem Poin Pelanggaran+ download gratis)

Buku Tatatertib Sekolah
Buku Tata Tertib Siswa 

Penulis : Kurniawan
Pengawas Sekolah/Penjamin mutu

Buku petunjuk teknis pemberian sanksi sangat penting dalam menjaga kedisiplinan siswa di satuan pendidikan. Dokumen ini berfungsi sebagai pedoman bagi kepala sekolah, guru, dan tim kesiswaan dalam memberikan sanksi yang edukatif, terukur, dan sesuai aturan.

Pada artikel ini disajikan penjelasan lengkap beserta file yang dapat digunakan langsung oleh sekolah.

           A.     Peran Sekolah dalam Pembinaan Karakter

Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar serta proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mampu mengembangkan potensi dirinya.

Potensi tersebut meliputi kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Sekolah sebagai salah satu wahana utama penyelenggaraan pendidikan, selain keluarga dan masyarakat, memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik. 

Sekolah bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk belajar berinteraksi sosial, berorganisasi, serta mengembangkan jati diri secara utuh.

Dalam hal ini, guru berperan sebagai pengarah (regulator) dalam mengembangkan kecerdasan intelektual, emosional, sosial, dan spiritual peserta didik.

Oleh karena itu, dalam upaya membentuk karakter siswa yang disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia, sekolah perlu memiliki pedoman yang jelas dalam mengatur perilaku siswa.

Salah satu instrumen penting yang digunakan adalah Buku Petunjuk Teknis Pemberian Sanksi dan Tata Tertib Siswa.

           B.       Pentingnya Tata Tertib dan Sanksi Edukatif

           Salah satu nilai dari pendidikan karakter adalah disiplin. disiplin sebagai sikap yang muncul dari kebiasaan mentaati peraturan, hukum, atau perintah. 

        Penanaman sikap disiplin bertujuan untuk mempermudah proses pembelajaran supaya siswa dapat berperilaku tertib sesuai dengan peraturan yang ada di sekolah dan terhindar dari perbuatan yang negate.

 

Apabila anak telah terbiasa hidup disiplin maka kemandirian pada anak diharapkan meningkat

Dokumen ini disusun sebagai acuan dalam pembinaan dan penegakan disiplin siswa di lingkungan sekolah, sehingga tercipta suasana belajar yang tertib, aman, dan kondusif. 

Melalui aturan yang terstruktur, siswa diharapkan mampu memahami batasan perilaku serta konsekuensi dari setiap tindakan yang dilakukan.

Dengan demikian, tata tertib dan sanksi yang diterapkan bukan semata-mata sebagai hukuman, tetapi sebagai sarana edukatif dalam membentuk karakter siswa yang disiplin dan bertanggung jawab.

Buku ini memuat berbagai ketentuan, mulai dari tata tertib siswa, klasifikasi pelanggaran, sistem poin pelanggaran, hingga jenis sanksi yang bersifat pembinaan. Dengan adanya pedoman ini, diharapkan seluruh warga sekolah dapat berperan aktif dalam membentuk karakter siswa secara berkelanjutan.

C. Tujuan Penyusunan Buku Petunjuk Teknis

Melalui buku petunjuk teknis ini, diharapkan siswa memahami bahwa dalam kehidupan, di manapun berada, terdapat aturan yang harus ditaati dan dilaksanakan. Apabila terjadi pelanggaran terhadap tata tertib, maka akan ada konsekuensi yang harus diterima sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pembinaan karakter.

Adapun tujuan penyusunan buku ini adalah sebagai berikut:

1.  Menanamkan sikap takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi luhur, beretika (sopan santun), serta memiliki kepribadian yang berakar pada nilai-nilai budaya bangsa.

2.  Menanamkan sikap demokratis, disiplin, berani, dan bertanggung jawab.

3.  Mengembangkan kemampuan berpikir kritis, objektif, kreatif, serta keterampilan yang relevan dengan kebutuhan peserta didik.

4.  Menanamkan semangat untuk terus belajar, bekerja keras, dan mengembangkan potensi diri secara berkelanjutan.

5.  Mengembangkan kemampuan komunikasi dan sosial, seperti tertib, sadar aturan, mampu bekerja sama, bersaing secara sehat, serta menghargai hak orang lain.

6.  Menanamkan kepekaan dan kepedulian terhadap lingkungan, kebersihan, keindahan, dan kesehatan.

 

D.   Gambaran Isi buku Teknis

Buku petunjuk teknis ini memuat beberapa komponen utama sebagai berikut:

 

1.    Terkait dengan pasal – pasal, Ketentuanu mum, Kewajiban siswa, Sikap dan tingkah laku, Seragam Sekolah, Kegiatan Pendidikan, Absensi, Pemeliharaan sapras, Kamanan Sekolah, Piket Sekolah, Sanksi dan penutup

 

2.    Klasifikasi Pelanggaan terdiri atas : 

  • Sanksi Kehadiran,
  • Seragam Sekolah
  • Pelanggaran Aksesoris

3.   Sistem Poin

Sistem poin digunakan sebagai alat untuk mengukur tingkat pelanggaran siswa secara objektif. Sistem ini mendorong siswa untuk bersikap disiplin, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan ketertiban

 

Sehingga sistem poin dapat mempengaruhi siswa untuk menunjukan sikap r disiplin, tanggung jawab, cinta damai, dan memiliki semangat persatuan.

Artinya sistem poin mempengaruhi siswa untuk bertindak sesuai dengan tata tertib yang telah ditetapkan oleh guru bersama siswa.

 

Apabila anak telah terbiasa hidup disiplin maka kemandirian pada anak diharapkan meningkat

 

Contoh system Poin

 

No

Klasifikasi Pelanggaran

Bobot Poin Pelanggaran

1

Datang terlambat masuk sekolah satu kalli

5 point

2

Keluar tanpa izin

5 point

3

Tidak melaksanakan tugas piket kelas

5 point

4

Berpakaian seragam tidak lengkap

5 point

5

Makan di kelas waktu pelajaran sedang berjalan

10 point

6

Membuang sampah tidak pada tempatnya

5 point

7

Bermain di tempat parker

5 point

8

Memakai gelang, kalung, anting-anting bagi pria dan berhias berlebihan bagi perempuan

10 point

9

Tidak memperhatikan panggilan guru dan pegawai

10 point

10

10 point

11

Membawa HP ke sekolah

10 point

12

Berpakaian tidak rapi

5 point

13

Siswa tidak masuk tanpa keterangan

5 point

14

Membuat izin palsu

10 point

15

Membolos/keluar/meninggalkan kelas

15 point

16

Membawa majalah, kaset terlarang/gambar porno/HP bergambar porno

20 point

17

Melindungi teman yang salah/provokator

20 point

18

tidak mengikuti upacara

20 point

19

Mengganggu/mengacau kelas lain

10 point

20

Bersikap tidak sopan/menentang guru

50 point

21

Mencoret-coret tembok, pintu, meja, kursi, dan memecahkan kaca

10 point

22

Melakukan tindakan amoral

50 point

23

Melakukan tindakan pemerasan dan pemalakan terhadap teman

50 point

24

Membawa dan merokok pada lingkungan sekolah

20 point

25

Berbahasa yang kotor/kasar kepada teman/orang lain

20 point

26

Menyampaikan berita yang tidak benar (memprovokasi)

75 point

27

Rambut gondrong, mengecat rambut dan tidak  ropsi

25 point

28

Membuat tato pada anggota badan

25 point

29

Memalsu tanda tangan walikelas, guru dan kepala sekolah

80 point

30

Membawa/minum minuman keras

80 point

31

Berkelahi atau main hakim sendiri

50 point

32

Merusak sarana/prasarana sekolah

50 point

33

Mengambil milik orang lain (mencuri)

75 point

34

Membawa/menyebarkan selebaran yang menimbulkan keresahan

75 point

35

Berurusan dengan pihak yang berwajib karena melakukan kejahatan

80 point

36

Membawa senjata tajam tanpa sepengetahuan sekolah

50 point

37

Merubah atau memalsukan raport

80 point

39

Teribat dalam menyalahgunakan narkoba/zat aditif lainnya

85 point

40

Melakukan tindakan seksual di luar nikah

100 point

42

Berjudi di sekolah

50 point

 

✍️ Dowload Persi lengkapnya : Buku Petunjuk Teknis Pemberian Sanksi dan Tata Tertib Siswa.  .

 ðŸ‘‰ Baca juga:

CARA MENYUSUN RKJM SEKOLAH BERBASIS DATA UNTUK PENINGKATAN MUTU (Panduan Lengkap Bagian 1) Menjelaskan apa itu visi, menurunkan menjadi Misi, menuyusun tujuan SMART yang dapat terukur dan realistis. Klik 
 
- CARA MENYUSUN KALENDER AKADEMIK ini penting sekalai sebagai relugasi kegiatan tahunan sekolah, bagaimana cara menysunnya, buka di link tersebut dan dowload gratis  Cara Menyusun Kalender Akademik


E.   Referensi


Puji Siwi Utami dkk. Sistem Poin Dalam Meningkatkan Karakter Disiplin Dan Kemandirian Siswa Era Generasi Z JLJ 10 (2) (2021) Joyful Learning Journal