Senin, 30 Maret 2026

Cara Menganalisis Hasil Monev untuk Penyusunan RKT Berbasis Data ( Contoh Laporan Siap Download)

ANALISISI HASIL MONEV

Penulis : Kurniawan
Pengawas Dikdas / Penjamin Mutu

1.      Bagaimana Menganalisis  Hasil Monev? Ini Contohnya

Dalam laporan hasil monitoring dan evaluasi (Monev) pembelajaran, bagian hasil dan analisis merupakan inti dari keseluruhan kegiatan.

Pada bagian inilah data yang telah dikumpulkan melalui instrumen diolah, disajikan, dan diinterpretasikan untuk memberikan gambaran nyata tentang kualitas pembelajaran di kelas.

Banyak guru atau kepala sekolah yang sudah memiliki instrumen Monev, namun masih merasa kesulitan ketika harus menyajikan hasilnya dalam bentuk laporan yang sistematis dan mudah dipahami.

Padahal, penyajian hasil yang baik akan sangat membantu dalam menentukan langkah perbaikan yang tepat.

2.    Penyajian Data Hasil Monev

Data hasil monitoring dan evaluasi (Monev) pembelajaran disajikan dalam bentuk rekapitulasi nilai setiap guru berdasarkan komponen yang diamati, yaitu identifikasi, desain pembelajaran, langkah pembelajaran, pengalaman belajar, dan asesmen pembelajaran. 

Instrument tersebut dapat dilihat pada blog ini Instrumen Monev

Contoh Analisis

Nilai pada masing-masing komponen diperoleh dari hasil pengolahan instrumen, yaitu dengan cara:

Mengonversi skor setiap indikator ke dalam skala nilai dengan rumus: (skor diperoleh × 100) dibagi jumlah indikator.

Contoh Indikator Identifikasi mendapat nilai 4 maka ( 4 x 100) : 6 maka hasilnya 66,67 kita bulatkan menjadi 67.

Setelah nilai sudah didapat kita masukan ke masing masing tabel  selanjutnya Menjumlahkan seluruh nilai indikator dalam satu komponen dan Membagi dengan jumlah indikator pada komponen tersebut  Untuk mendapatkan nilai akhir (NA) yang diperoleh setiap guru.

Rumus tersebut bisa kita lihat di bawah ini :

a. Nilai per Komponen

Nilai Komponen = Jumlah Nilai : Jumlah Indikator

Hasil akhir dari rekap 5 orang guru dalam Menyusun perencanaan (RPPPM) diperoleh data seperti di bawah ini :

No

Nama

Identifikasi

Desain

Langkah

Pengalaman

Asesmen

NA

Kategori

1

Guru A

67

80

70

66

55

68

Cukup

2

Guru B

75

85

78

72

70

76

Baik

3

Guru C

60

70

65

68

60

65

Cukup

4

Guru D

85

90

88

84

80

85

Baik

5

Guru E

70

75

72

70

68

71

Baik

b. Konversi Nilai

Untuk memudahkan interpretasi hasil monitoring dan evaluasi pembelajaran, nilai yang diperoleh di konversi dalam klasifikasi  ke dalam beberapa kategori sebagai berikut:

Rentang Nilai

Kategori

86 – 100

Sangat Baik

71 – 85

Baik

56 – 70

Cukup

≤ 55

Kurang

3.      Membuat Diagram Batang

Untuk memudahkan membaca data, hasil rekapitulasi dapat disajikan dalam bentuk diagram batang.

Diagram batang digunakan untuk:

·    Membandingkan nilai antar guru

·    Melihat komponen yang paling lemah

·    Menentukan prioritas pembinaan

Berdasarkan diagram tersebut terlihat perbedaan capaian antar guru yang cukup signifikan.

Ø  Guru D memiliki nilai tertinggi (85) → dapat dijadikan model praktik baik

      Berdasarkan diagram tersebut, terlihat adanya variasi capaian antar guru dalam perencanaan pembelajaran. Guru D menunjukkan capaian tertinggi dengan kategori baik, sehingga dapat dijadikan sebagai contoh praktik baik dalam penyusunan dan pelaksanaan pembelajaran. 

Ø  Guru C memiliki nilai terendah (65) → perlu pendampingan intensif

      Sebaliknya, Guru C memiliki capaian terendah yang masih berada pada kategori cukup, sehingga memerlukan pendampingan dan pembinaan lebih lanjut.

Ø  Asesmen Pembelajaran masih terlihat rendah dari pada komponen lain 

Selain itu, jika ditinjau dari masing-masing komponen, aspek asesmen pembelajaran cenderung memiliki nilai lebih rendah dibandingkan komponen lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam merancang dan melaksanakan asesmen, khususnya asesmen formatif, masih perlu ditingkatkan.

Oleh karena itu, hasil analisis diagram ini menjadi dasar dalam menentukan prioritas program peningkatan kompetensi guru yang akan dimuat dalam Rencana Kerja Tahunan (RKT) sekolah.

            4.  Temuan dan Tindak Lanjut

Berdasarkan hasil rekapitulasi monitoring dan evaluasi (monev) Perencanaan pembelajaran terhadap 5 orang guru, ada beberapa temuan menjadi bahan refleksi dan  ditindaklanjut dalam program kerja

Temuan 1. Perangkat Perencanaan Pembelajaran

Deskripsi Kondisi

Guru belum sepenuhnya melaksanakan pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan secara konsisten.

Kriteria

Standar Proses

Akar Penyebab

Kurangnya pemahaman guru terhadap pembelajaran mendalam

Belum optimalnya pendampingan/supervisi akademik

Akibat

Pembelajaran kurang kontekstual

Keterlibatan siswa belum maksimal

Rekomendasi

1.      Melaksanakan workshop / FGD/  diskusi kombel terkait penyusunan Perencana pembelajaran mendalam

2.      Supervisi kelas secara berkala

3.      Berbagi praktik baik antar guru

Rencana Perbaikan

Diisi untuk program RKT (Program berdasrkan hasil Laporan Evaluasi)

Misal akan IHT: Program In House Training (IHT) (Peningkatan Kompetensi Guru dalam Menerapkan Pembelajaran Mendalam dan Asesmen Formatif Berbasis Kurikulum Merdeka

Jika pakai FGD : FGD Peningkatan Kualitas Pembelajaran dan Asesmen di Sekolah

Jika Pakai Kombel Sekolah : Praktik Baik Pembelajaran Bermakna dan Asesmen Formatif

FORMULIR         : DAFTAR / LOG STATUS MONEV
Kode Dokumen    : SDN/SMP-SPMI-Monev-1

No

Kondisi

Deskripsi Kondisi Temuan

Kategori

1

Pembelajaran Mendalam

Guru belum menyusun rencana dan melaksanakan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) secara konsisten di kelas.

Mayor

2

Asesmen Formatif

Sebagian besar guru belum menyusun dan mengimplementasikan instrumen asesmen formatif yang terukur dengan baik.

Mayor

3

Pemanfaatan Perangkat

Perangkat pembelajaran (Modul Ajar/RPP) sudah tersedia, namun belum digunakan secara optimal sebagai panduan utama KBM.

Minor

4

Kesesuaian CP

Guru sudah menyusun Tujuan Pembelajaran (TP) yang selaras dengan Capaian Pembelajaran (CP) terbaru (Keputusan No. 046).

Sesuai

5

Refleksi Pembelajaran

Kegiatan refleksi setelah sesi pembelajaran belum dilakukan secara rutin oleh guru maupun bersama murid.

Minor

Keterangan Kategori:

·     Sesuai: Memenuhi standar yang ditetapkan.

·      Minor: Temuan ringan, tidak menghambat proses secara fatal, butuh perbaikan berkala.

·      Mayor: Temuan signifikan, menghambat kualitas pembelajaran, butuh perbaikan segera (Prioritas RKT).

Untuk mendowload lengkap laporannya, lanjut di sesuiakan dengan regulasi sekarang, kurikulum Merdeka pendekatan PM. Dowload atau melalui link berikut